Wednesday, November 20, 2019

SALAM NUKILAN PURNAMA


ISTIKHARAH 
Bisikannya jelas menusuk halwaku
Terkesan sanubari terjelma keliru
Kudibelenggu rantaian palsu
Memaksaku menncoretkan sesuatu yang bukan milikku
 
Jernih kali mengalir di kegersangan padang
Terbentang luas namun terkukur sayu
Kerak buminya subur digembur
Tiada ulat kemakanan
 
Tika purnama dan mentari sepadan
Ku genggam benih-benih
Mana harus kutanam?
Taqwa atau Nafsu
 
Duhai istikharahku
Sudah kutanyakan kiri mahupun kanan
Inilah lauk untuk hari sana
Sama ada isinya bernas atau beracun
Inilah pilihanku

Detiknya memanggilku





No comments:

Post a Comment